Profil Camat Bantur

Profil Camat Bantur

Selamat Datang di Kecamatan Bantur Turut Bangun

pp

Camat Bantur  Drs. TRISULAWANTO, M.Si

Profil Camat Bantur :

Nama Camat Bantur : Drs. TRISULAWANTO,M.Si, NIP. 19691012 198903 1 002 Pembina,  Pria, Islam, Kawin,  Alamat Kantor, Jalan Raya Bantur Nomor 1460 Telepon (0341) 841240 Email : bantur@malangkab.go.id – Website http://bantur.malangkab.go.id B A N T U R   65179.

KECAMATAN BANTUR

Jalan Raya Bantur Nomor 1460 Telepon (0341) 841240 Email : bantur@malangkab.go.id – Website http://bantur.malangkab.go.id B A N T U R   65179.

1.      Karakter Lokasi dan Wilayah Wilayah Kecamatan Bantur Kabupaten Malang terletak pada Wilayah Dataran Tinggi dengan Koordinat antara 112O17’10,90” – 112O 57’00,00” Bujur Timur, 7O44’55,11” – 8O26’35,45” Lintang Selatan. Luas wilayahKecamatan Bantur  adalah 158,9 km2 atau 15.897 ha terletak pada urutan luas terbesar ketiga setelah Kabupaten Malang dari 33 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 10 Desa, 105 Rukun Warga (RW) dan 247 Rukun Tetangga (RT), yang tersebar pada wilayah perdesaan dan terletak antara 0–300 m dari permukaan laut. Wilayah datar sebagian besar terletak di Desa Wonokerto, Rejoyoso, Rejosari dan sebagian Karangsari, Wonorejo,  Wilayah bergelombang Pringgodani, Bantur, Srigonco dan Sumberbening . Secara administrasi wilayah Kecamatan Bantur berbatasan dengan: Utara                       :      Kecamatan Pagelaran Timur                      :      Kecamatan Gedangan Selatan                   :      Samudra Indonesia Barat                       :      Kecamatan Pagak Kondisi topografis Kecamatan  merupakan dataran rendah pada ketinggian 0 – 300 meter dari permukaan laut yang terletak di bagian selatan Kabupaten Malang. Daerah ini terletak di sebelah selatan  perbukitan kapur (Gunung Kendeng). kondisi topografi wilayah ini sebagian besar adalah potensi hutan, serta memiliki sumber air yang cukup yang mengalir sepanjang tahun melalui sungai-sungainya untuk mengaliri lahan pertanian. Memiliki 10  sumber air besar, yang amat bermanfaat untuk pengembangan potensi persawahan. 2.      Potensi Pengembangan Wilayah Secara geografis wilayah Kecamatan Bantur mempunyai Pantai sepanjang 16 Km , membujur dari arah Timur  yakni Pantai Wisata Balekambang di Srigonco,  Kondang merak  di Sumberbening dan Pantai Tamanayu di Desa Bandungrejo. a. Wisata Balekambang Balekambang merupakan ikon wisata yang telah terkenal di Jawa Timur dengan spesifikasi panorama keindahan alam berupa laut lepas, pantai pasir putih sepanjang  4,000 M dengan kegiatan meliputi Upacara adat 1 syura, Tahun baru Masehi, Hari Raya ketupat serta jalani dipuja yakni 3 hari sebelum nyepi ; b. Wisata Kondangmerak Kondangmerak salah satu ikon wisata dengan luas pantai areal 3000 M mempuyai ciri khas ombaknya yang tenang sehingga aman untuk mandi sampai dengan radius 50 M, kaya dengan ikan hiasnya, dapat untuk sky bood,  tempat pelelangan ikan nelayan kecil perhari 500 Kg, dengan kuliner khas aneka masakan sea food, sehingga daerah ini cocok untuk wisata keluarga ; c. Wisata Tamanayu Wisata ini merupakan wisata rintisan sejalan dengan dibukanya jalan Lintas selatan dengan ciri khas pantainya pasir putihnya yang sangat luas dan sangat bersih. Untuk memudahkan dalam  pengembangan wilayah serta efektifitas dan efisiensi percepatan dan pemerataan pembangunan di Kecamatan Bantur maka dapat  dibagi menjadi 3 wilayah pengembangan (WP): 1). Bantur Bagian Utara Terdiri dari Desa Wonokerto, Rejoyoso, Karangsari dan Pringgodani dengan ketinggian  diatas 300 dpl, dimana daerah ini merupakan daerah pengembangan tanaman pertanian ladang kering (tebu) dengan pusat  pengembangan sentra ekonomi  di Wonokerto. 2). Bantur bagian Tengah Terdiri dari Desa Bantur, Rejosari, dan Wonorejo  yang merupakan daerah perkotaan  dengan sasaran program adalah pengembangan agribis dengan andalan pengelolaan salak 3). Bantur bagian barat Terdiri dari Desa Srigonco, Sumberbening dan Bandungrejo  yang merupakan daerah pertanian ladang kering dengan sasaran pengembangan program adalah pengembangan wisata pantai serta Pasar Desa.